Derap kaki melangkah pasti, hari ini hari pertama kami
menjadi mahasiswa , setelah berjuang melalui proses pendaftaran yang panjang,
akhirnyaaku menjadi mahasiswa.
Jam menunjukan pukul 07:30 aku berja;lan melewati lorong –
lorong di fakultas untuk mencari tahu di ruang mana ku belajar hari ini, langkah ku terhenti di ruang D-01, ini lah dia
tempat baru untuk ku menuntut ilmu,
Di depan ruangan aku terpaku beberapa menit, jantungku berderap kencang, aliran
darahku melaju ke atas , dengan bismillah aku segera mengetuk pintu dan
mengucap salam,
“assalammualaikum ibuk “
Badan ku gemetaran , sesosok wanita paruh baya yang berdiri
di depan kelas memplototiku, satu kelas
hening memperhatikan ku, , bagaimana tak memperhatikan, aku datang
terlambat, gaya ku seperti anak kampong yang pertama kali masuk kota, aku
memasang wajahpolos, tampangkampungan,
karena memang kaya gitulah tampang ku.
Hening beberapa detik, aku di hujani pertanyaan dari wanita
paruh baya di depan kelas, yang tak lai
dia adalah dosen ku,
“hey, siapa nama mu, ? kenapa kau datang terlambat? Kau tahu
kan , hari ini hari pertama kuliah, ? hari prtama aja udah telat, apalagi hari
berikutnya, mau jadi apa bangsa ini jika pemudanya tidak menghargai waktu ,
seperti dirimu. !!!!
Oh my god, ternyata dia adalah dosen killer, aku tak dapat
berkutik, dengan kalimat yang terbata- bata aku
mencoba untuk menjelaskan kronologi yang sebenarnya,dengan sedikit
mencengir dan tingkah tengil aku menjawab,
“mmm aaaaaaa fffff buk,, saya akui saya salah, saya telat
hari ini, tapi saya janji ga bakal telat lagi kk buk,,
Dan akhirnya aku di suruh duduk, tiga langkah aku berjalan,
ternyata ada mahasiswa jahil yang mengerjaiku, di ulurkanya kakinya sehingga
aku tersandung dan terjatuh pipi ku mencium lantai dan menyebabkan sedikit
memar .
Ruang kelas di penuhi sorak tawa mahasiswa yang merasa ini suatun kejadian yang lucu,
Dasar mahasiswa, orang jatuh malah di tertawai , bukannya di
bantu,
Aku segera bangkit dan ternyata,,,,,,,
Sesosok bidadari ada di depan mataku, hati ini seperti di
hujani oleh bunga, ouhh, jatung ku berdendang kembali dan hati ku mulai bernyanyi (kekasih yang dulu hilang kini datang kembali
pulang,,,,,, blablabla,, lagu kangen band cuy )
Erni, cinta monyet ku di sma dulu, orang pertama yang
membuatku merasakan indah cinta, kini ada di hadapanku, satu fakultas, satu
kelas lagi,, tuhan,,
Tolong hentikan waktu beberapa menit lagi, aku masih terpanah
oleh sorot matanya yang indah itu.
Are you okey brother? Suara itu langsung membuatku tersadar,
bahwa waktu tak dapat di hentikan, segera aku berdiri dan duduk di samping pemuda
yang menyadarkanku tadi,
Hi, namaku andre, nama mu siapa??
Aku harfen, kamu jago berbahasa ingris ya??
Ga juga, aku hanya menyukai nya saja, dan mencoba mengaplikasikannya
ke dalam kehidupan sehari-hari,
Kenapa kau menyukai bahasa inggris?? Padahal kan itu bahasa
yang munafik menipu, beda tulisan, beda bacaan, beda arti,.
Haha, arfen ,, arfen,, bahasa inggris memang bahasa yang
mnafik, tapi dengan menguasai nya kita bisa keliling dunia, apakah engkau tidak
tertarik ambil kuliah S2 di amerika??? Atau
di eropa? Atau di belahan bumi lainnya ,?? Dan pastinya untuk mencapai semua
itu, minimal kita harus mampu menguasai bahasa inggris,.
Waaahhh,, mimpi mu tinggi ya,, pasti bapakmu pengusaha kaya
raya,
Haha,, kalau bapak ku pengusaha kaya,, ngapain aku kuliah di
sini,, kalau bapakku berkecukupan, mungkin aku udah minta kuliah di perth
university.
Jadi, kita sama, dari keluarga yang sederhana, tapi bedanya
kau mempunyai mimpi yang tinggi, tapi aku …, takut bermimpi.apakah kau tak
takut jika mimpimu tidak tercapai ?
Takut? Untuk apa?? Pernah dengar kata orang bijak ga??
“gantunglah cita di atas awan, dan simpan lah asa di balik akar ilalang” so,
don’t worry, jika ALLAH berekendak dan kita senantiasa berusaha dan berdoa,
insya allah,, semua impian kita akan terwujud, percaya lah J
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar